Mengenal Pijat Refleksi di Bandung

Pijat refleksi rupanya semakin popular saja di masyarakat kita. Apakah Anda sudah mengenal tentang pijat yang sedang naik daun tersebut? Kalau belum tidak masalah karena dalam artikel ini akan dijelaskan mengenai pijat refleksi. Jadi, Anda akan mengetahui kapan saatnya memanggil pijat refleksi di Bandung untuk menyembuhkan keluhan di tubuh.

Apakah Pijat Refleksi Itu?

Pijat refleksi adalah tekanan pada telapak kaki yang fokus pada syaraf. Secara anatomis syaraf pada kaki berhubungan erat dengan organ di seluruh tubuh, khususnya organ dalam. Pijat refleksi ini bekerja menstimulasi syaraf agar bisa optimal. Semua organ dalam tubuh kita digerakkan oleh syaraf sehingga penting sekali untuk menjaga kenormalan koordinasi syaraf tubuh.

Mengapa Harus Refleksi?

Pijat urut tradisional tidak mampu mencapai organ dalam dan meringankan kelelahannya. Lagipula, pijatan yang dilakukan di bagian perut sangat berbahaya karena beresiko besar merubah posisi organ dalam. Solusi terbaiknya adalah dengan menekan pada bagian kaki yang tersambung hingga ke organ dalam tersebut.

Tidak semua penyakit bisa sembuh dengan obat-obatan kimia. Kita harus tahu bahwa obat bisa bersifat menyembuhkan penyakit, tapi juga bisa menjadi racun. Kalau bisa meringankan keluhan dengan pijat refleksi di Bandung, tentu Anda tidak harus selalu mengonsumsi obat kimia. Tapi, bukan berarti Anda bebas dari diagnosa dokter.

Siapa yang Harus Dipijat?

Semua orang boleh dipijat, baik orang yang sehat maupun dengan keluhan tertentu. Orang yang normal tanpa penyakit perlu pijatan refleksi karena bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Sedangkan orang yang sakit bisa diringankan gejalanya juga karena pijat refleksi di Bandung. Ini karena syaraf yang merasakan sakit telah dinormalkan kembali. Jadi, tidak perlu ragu untuk menikmati pelayanan pijat refleksi.

Pijat di Cimahi Melayani Ibu Hamil

Pijatan ternyata tidak dinikmati oleh orang normal saja, tapi juga ibu hamil. Kondisi membawa janin yang berat menyebabkan kaki dan punggung ibu kerap merasa nyeri. Nah, pijat di Cimahi telah membuka pelayanan khusus ibu hamil. Apakah pijatan ibu hamil ini aman dan bagaimanakah tekniknya? Mari kita simak ulasan berikut ini.

Keamanan Pijat Ibu Hamil

Aman dan tidaknya pijat saat hamil ditentukan oleh dua hal, yaitu siapa terapisnya dan dimana letak pijatannya. Kalau pijatan dilakukan di tempat yang tidak berbahaya, misalnya di punggung, kaki, tangan, bahu dan leher tentu tidak mengapa. Hal ini juga berlaku untuk orang normal. Tapi, jika pijatnya di daerah perut akan membahayakan kesehatan ibu dan janin.

Teknik Pemijatan

Teknik yang dilakukan untuk memijat ibu hamil serupa dengan pijat urut dan kebugaran. Mungkin tekanannya saja yang dibuat berbeda dan titik fokus pijatannya. Kalau pada orang normal pijatan dilakukan pada titik fokus bahu dan leher, pada ibu hamil biasanya punggung. Pijat di Cimahi sudah hafal benar dengan titik sakit pada ibu hamil.

Beban ibu hamil terletak di punggungnya yang menopang janin dengan berat lebih dari 2 kg. Tentu sangat berat dan menyebabkan rasa nyeri. Selain di punggung, keluhan nyeri biasanya juga dirasakan di daerah kaki yang menopang seluruh tubuh. agar peredaran darah kaki kembali lancar, kadang perlu dipijat.

Bolehkah Menggunakan Minyak Urut?

Pada dasarnya memakai minyak urut boleh saja, tapi kalau ibu menderita alergi pada minyak tertentu tidak usah digunakan. Minyak membantu dalam proses pemijatan agar tidak terasa sakit dan cepat lemas (ototnya). Pijat di Cimahi ini sudah berpengalaman menangani ibu hamil dan tahu batasan medisnya.