Waktu Bekam yang Baik Menurut Islam

Bagi Anda penggemar bekam, melakukan bekam tidak boleh pada sembarang waktu. Ada peraturan atau tuntunan yang bisa Anda gunakan sebagai acuan terkait dengan waktu bekam yang baik. Dengan mengikuti tuntunan bekam dari Rasulullah s.a.w diharapkan Anda  akan mendapatkan hasil yang maksimal dari bekam yang Anda jalani. Maka Anda perlu mengetahui terlebih dahulu tuntunan bekam dari Rasulullah SAW termasuk waktu yang tepat untuk melakukan bekam.

Dalam satu hadis Rasulullah s.a.w pernah melarang melakukan bekam pada hari Jum’at, Sabtu, Minggu dan Rabu. Maka hari yang baik untuk melakukan bekam adalah hari Senin, Selasa, dan Kamis. Bekam juga sebaiknya dalam keadaan perut kosong. Maksimal makan adalah sekitar tiga jam sebelum bekam.  Sehingga waktu bekam yang baik adalah jam 8.00-11.00 atau jam 13.00-15.00. Ada pula yang menganjurkan bekam dilakukan sebelum sarapan pagi ketika perut benar-benar kosong.

Dalam satu bulan ada pula waktu bekam yang baik dan dianjurkan untuk melakukan bekam yaitu pertengahan bulan atau lebih tepatnya tanggal 17, 19, dan 21 pada kalender Hijriyah. Menurut penelitian pada tanggal ini bulan sedang Purnama dan gravitasi bulan sedang kuat-kuatnya. Saat situasi ini terjadi maka darah pada tubuh manusia akan bergejolak dan berada di permukaan. Dengan kondisi seperti itu melakukan bekam akan mendapatkan hasil yang terbaik.

Dalam melakukan segala sesuatu memang seharusnya dilakukan dengan sungguh sungguh. Termasuk dalam melakukan bekam tidak boleh setengah-setengah. Kita harus mengikuti tuntunan bekam secara lengkap termasuk tuntunan waktu bekam yang baik dari Rasulullah SAW. sebagaimana sudah dijabarkan di atas. Namun demikian, bukan berarti Anda dilarang untuk bekam di luar waktu tersebut, apalagi jika dalam keadaan mendesak.