Tuntunan Waktu Bekam yang Benar

Melakukan pengobatan dengan cara bekam ternyata ada aturan-aturan waktunya. Waktu bekam yang benar dimana sangat tepat atau cocok untuk melakukan bekam sudah diatur oleh Nabi Muhammad dan para ahli di bidangnya. Dengan berbekam pada waktu yang sudah dituntunkan maka akan memperoleh hasil yang maksimal. Tentu saja saat Anda berbekam menginginkan hasil yang maksimal. Oleh karena itu sedikit pengetahuan tentang waktu-waktu yang benar dalam berbekam semoga bisa menjadi panduan.

Waktu bekam yang benar sebagaimana sudah dituntunkan antara lain pada pertengahan bulan terutama tanggal 17, 19, dan 21 ; pada hari Senin, Selasa, dan Kamis.

  1. Pertengahan bulan

Saat Anda akan menentukan tanggal pertengahan untuk melakukan bekam, maka gunakanlah kalender Hijriah. Jadi bukan kalender Masehi yang dijadikan patokan dalam menentukan tanggal, melainkan kalender Hijriah.

Pengarang Al-Qanun, Ibnu Sina berkata:

“Dianjurkan untuk tidak berbekam pada awal bulan, karena darah belum bergerak dan bergejolak. Juga tidak di akhir bulan karena darah telah berkurang. Melainkan pada pertengahan bulan di mana darah benar-benar telah bergejolak dan banyak karena banyaknya sinar rembulan”.

waktu yang lebih baik lagi dimana akan mendapat pahala yang lebih banyak dan hasilnya akan lebih optimal, yaitu pada tanggal 17, 19, dan 21 Hijriah.

“Sesungguhnya waktu terbaik melakukan bekam adalah pada tanggal 17, 19, dan 21 setiap bulannya.” (HR. at-Tirmidzi).

  1. Hari Senin, Selasa, dan Kamis

Hari yang tepat untuk melakukan bekam yaitu pada hari Senin, Selasa, dan Kamis

“Hendaklah dia melakukannya pada hari Kamis, atas nama Allah, Hindarilah hijamah pada hari Jum’at, hari Sabtu dan hari Ahad. Lakukanlah hijamah pada hari Senin dan Selasa. Hindari hijamah pada hari Rabu, karena itu merupakan hari ketika Ayyub ditimpa bala’. Penyakit lepra dan kusta tidak muncul melainkan pada hari Rabu atau malam Rabu”. (Shahih Sunan Ibnu Majah)

Penjelasan di atas merupakan pemaparan tentang waktu bekam yang benar sehingga bisa dijadikan referensi dalam memilih waktu yang tepat. Selain waktu, Kondisi badan juga perlu menjadi perhatian. Saat akan dibekam sebaiknya dalam kondisi perut kosong.