Pijat di Cimahi Melayani Ibu Hamil

Pijatan ternyata tidak dinikmati oleh orang normal saja, tapi juga ibu hamil. Kondisi membawa janin yang berat menyebabkan kaki dan punggung ibu kerap merasa nyeri. Nah, pijat di Cimahi telah membuka pelayanan khusus ibu hamil. Apakah pijatan ibu hamil ini aman dan bagaimanakah tekniknya? Mari kita simak ulasan berikut ini.

Keamanan Pijat Ibu Hamil

Aman dan tidaknya pijat saat hamil ditentukan oleh dua hal, yaitu siapa terapisnya dan dimana letak pijatannya. Kalau pijatan dilakukan di tempat yang tidak berbahaya, misalnya di punggung, kaki, tangan, bahu dan leher tentu tidak mengapa. Hal ini juga berlaku untuk orang normal. Tapi, jika pijatnya di daerah perut akan membahayakan kesehatan ibu dan janin.

Teknik Pemijatan

Teknik yang dilakukan untuk memijat ibu hamil serupa dengan pijat urut dan kebugaran. Mungkin tekanannya saja yang dibuat berbeda dan titik fokus pijatannya. Kalau pada orang normal pijatan dilakukan pada titik fokus bahu dan leher, pada ibu hamil biasanya punggung. Pijat di Cimahi sudah hafal benar dengan titik sakit pada ibu hamil.

Beban ibu hamil terletak di punggungnya yang menopang janin dengan berat lebih dari 2 kg. Tentu sangat berat dan menyebabkan rasa nyeri. Selain di punggung, keluhan nyeri biasanya juga dirasakan di daerah kaki yang menopang seluruh tubuh. agar peredaran darah kaki kembali lancar, kadang perlu dipijat.

Bolehkah Menggunakan Minyak Urut?

Pada dasarnya memakai minyak urut boleh saja, tapi kalau ibu menderita alergi pada minyak tertentu tidak usah digunakan. Minyak membantu dalam proses pemijatan agar tidak terasa sakit dan cepat lemas (ototnya). Pijat di Cimahi ini sudah berpengalaman menangani ibu hamil dan tahu batasan medisnya.