Metode Bekam Yang Benar Menggunakan Jarum atau Pisau Bedah?

Pengakuan metode pengobatan tradisional dengan terapi bekam memang sejak lama telah diakui manfaatnya oleh dunia medis. Hal inilah yang kemudian memunculkan modifikasi terhadap cara terapi bekam dan juga alat yang digunakan untuk melakukan terapi bekam. Hadirnya alat-alat bekam seperti pompa untuk bekam yang lebih modern juga mempermudah pekerjaan si terapis dan meminimalisir rasa sakit pada tubuh si pasien.

Metode bekam yang benar pada dasarnya adalah mengacu pada alat-alat yang digunakan untuk melakukan terapi bekam. Seiring perkembangan jaman, kita mulai dikenalkan dengan penggunaan peralatan yang baru dan lebih canggih demi menghindari bahaya atau efek samping yang mungkin terjadi. Hal ini perlu diapreasi karena para terapis lebih memerhatikan keselamatan para pasien.

Dalam prakteknya, disebutkan bahwa bekam yang benar lebih baik menggunakan sayatan dengan pisau bedah dibandingkan menggunakan jarum. Kenapa? Dalam hadis, Rasulullah Saw pernah menyebutkan metode bekam dengan sayatan pada masanya. Setelah proses penelitian yang panjang, ternyata hasilnya metode sayatan merupakan metode yang paling ideal.

Berikut adalah penjelasan kenapa metode bekam yang benar dan ideal harus menggunakan sayatan:

  1. Sebagai umat Muhammad Saw, sudah selayaknya kita mengikuti anjuran beliau yang mengajarkan melakukan bekam dengan metode sayatan.
  2. Luka yang timbul dari sayatan hanya akan mengenai pembuluh darah kecil, sehingga yang keluar hanyalah darah statis. Luka yang dihasilkan dari goresan pisau bedah umumnya lebih tajam, dengan luka lebar di permukaan kulit namun sempit di bagian dalamnya.
  3. Luka yang dihasilkan sayatan akan lebih kecil di bawah permukaan kulit, sehingga lebih cepat untuk sembuh. Hal ini akan mempercepat pulihnya kondisi tubuh dan stamina si pasien.