Metode Bekam Pada Jenis Bekam Luncur

Ada berbagai macam jenis metode bekam yang sering dijadikan options oleh para terapis untuk bisa dipilih oleh pasiennya. Hal ini menyesuaikan dengan kebutuhan, dan tentunya juga daya tahan tubuh si pasien. Salah satunya adalah teknik bekam luncur. Pada beberapa referensi, bekam ini juga disebut sebgai bekam seluncur atau meluncur.

Pada jenis bekam luncur, gelas atau kop bekam akan berselancar atau diseluncurkan di atas permukaan kulit yang rata seperti di area pinggang, leher, dan punggung. Bekam luncur termasuk salah satu modifikasi teknik dari bekam kering yang paling populer. Bekam jenis ini merupakan salah satu dari terapi bekam yang paling ringan. Selain tak melukai tubuh, juga tidak meninggalkan bekas pada kulit.

Bagi Anda yang sudah kecanduan dengan kerokan, maka metode bekam luncur juga dapat menjadi salah satu cara Anda untuk menggantikan aktivitas kerokan. Jika kerokan dapat menimbulkan lecet pada kulit, akibat gesekan yang terjadi antara uang logam dan kulit ari. Maka dengan bekam luncur, kulit Anda dijamin tetap mulus, dan Anda tidak akan merasakan sakit.

Umumnya bekam luncur digunakan sebagai pemanasan sebelum melanjutkan bekam basah. Dengan melakukan bekam luncur terlebih dahulu, maka tubuh akan lebih  rileks sehingga lebih mudah beradaptasi saat bekam basah dilakukan. Dipercaya bekam luncur juga dapat menetralisir rasa sakit saat melakukan bekam basah.

Metode bekam luncur ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Manfaat tersebut antara lain : mengatasi masuk angin, sebagai terapi tulang, melancarkan peredaran darah, dan juga membuat tubuh terasa lebih ringan dan segar. Jika Anda ingin meningkatkan stamina tubuh maka bekam luncur ini sangat direkomendasikan untuk Anda.