Manfaat Dikeluarkankannya Darah Kotor Bekam Dari Dalam Tubuh

Darah kotor bekam yang dikeluarkan dari luka akibat sayatan pisau bedah atau tusukan jarum bekam lebih dikenal dengan darah statis. Dimana pada darah ini teksturnya lebih kental dan warnanya juga lebih pekat. Hal ini disebabkan karena darah tersebut mengandung detoks racun, zat kimia, dan juga sel darah yang sudah tidak berfungsi lagi.

Itulah kenapa melakukan bekam basah sangat dianjurkan oleh Rasulullah Saw. Dan dalam sebuah hadis juga disebutkan, jika para malaikat menyuruh Nabi untuk berbekam.

Diriwayatkan oleh Abdullah Ibnu Mas’ud dari Ibn Abbas r.a, Rasulullah Saw bersabda yang artinya :

“Selama aku berjalan pada malam isra mi’raj bersama para malaikat, mereka selalu berkata “Hai Muhammad, perintahkanlah umatmu untuk berbekam.” (Shahih Bukhari).

Pada dasarnya, darah kotor bekam atau yang lebih dikenal dengan istilah darah statis sudah tidak berguna bagi tubuh. Bahkan bisa membahayakan bagi tubuh. Dianggap membahayakan karena dapat menyumbat peredaran darah aktif dan menghambat regenerasi sel darah baru di dalam tubuh. Hal ini tentu dapat menimbulkan masalah kesehatan sehingga tubuh dihinggapi penyakit. Itulah mengapa, darah kotor harus dikeluarkan dari dalam tubuh agar tidak terjadi penumpukan. Secara rutin, jika perlu.

Dengan melakukan bekam, bukan hanya penyakit saja yang dapat teratasi, namun bekam juga bisa menjadi sebuah langkah tepat untuk mencegah timbulnya penyakit di dalam tubuh. Yaitu dengan membuang darah kotor bekam dari tubuh.

Manfaat berbekam bagi kesehatan tubuh sangatlah banyak. Dipercaya, jika bekam dapat mengobati 72 penyakit yang menyerang tubuh manusia. Itulah mengapa hadis tentang sunnah untuk berbekam diturunkan. Hal ini karena melalui terapi bekam, Allah SWT akan mengangkat penyakit manusia dan memberikan kesembuhan darinya. Wallahu a’lam.