Manfaat dari Bekam Untuk Penderita Asma

Bekam memang memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh. Itulah kenapa, tradisi melakukan pengobatan secara bekam ini masih terus berlanjut dan bahkan kian diminati oleh masyarakat modern. Ternyata bekam memang menjadi salah satu jenis pengobatan yang dapat memberikan solusi akurat bagi berbagai penyakit. Salah satu manfaat dari bekam adalah mengatasi penyakit asma.

Asma merupakan salah satu jenis penyakit kronis (jangka panjang) yang terjadi pada saluran pernapasan. Umumnya asma dapat ditandai dengan penyempitan dan terjadinya peradangan di saluran pernapasan sehingga si penderita menjadi sulit bernapas. Jika sedang kambuh, biasanya akan terdengar suara “ngik” saat bernapas.

Selain itu, dada juga akan terasa sangat nyeri disertai batuk. Penyakit ini dapat diderita siapa saja, baik anak kecil hingga orang dewasa. Menurut ahli, asma disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu debu, asap rokok, aktivitas fisik, cuaca dingin, infeksi virus, atau paparan zat kimia. Indonesia juga tercatat sebagai salah satu negara dengan pengidap asma terbanyak di dunia.

Pengobatan untuk pasien asma umumnya dilakukan untuk meredakan gejala dan atau mencegah gejala asma kambuh. Salah satu optionsnya adalah dengan terapi bekam. Mengingat manfaat dari bekam untuk mengobati penyakit asma telah dilakukan oleh banyak pasien asma. Selain itu, bekam tidak menimbulkan efek samping atau ketergantungan, seperti mengonsumsi obat-obatan.

Terapi bekam pada penderita Asma akan dilakukan setelah sang terapis melakukan diagnosa dan mengambil kesimpulan tentang titik bagian tubuh mana yang perlu dibekam untuk mengobati penyakit asma yang di derita oleh pasiennya.

Sebagian besar titik yang akan dibekam pada tubuh penderita asma pada dasarnya adalah bagian titik dada, di tengah jidat, dan lain sebagainya. Penentuan titik ini dilakukan untuk mendapatkan manfaat dari bekam secara maksimal.