Manfaat dan Bahaya Bekam Sangat Dipengaruhi Oleh Terapis

Dalam sebuah pengobatan atau terapi, misalnya bekam pasti di dalamnya terkandung manfaat yang banyak. Akan tetapi, di balik manfaaat yang tersedia, kadangkala juga ada hal-hal yang membahayakan dari pengobatan tersebut. Manfaat dan bahaya bekam bisa berasal dari pengobatannya, terapisnya, atau bisa karena kurang cocoknya orang yang berobat. Apabila akan terapi dengan cara bekam, sangat penting untuk mengetahui manfaat dan bahayanya terlebih dahulu.

Dengan pengetahuan yang memadai tentang manfaat dan bahayanya, maka seseorang yang akan melakukan terapi akan lebih mantap dan yakin. Selain itu, apabila di kemudian hari ada hal-hal yang terjadi dan mengarah pada bahaya dari pengobatan/terapi tersebut maka tidak akan menyalahkan siapapun. Apabila manfaatnya lebih banyak daripada bahyanya maka tidak menjadi persoalan untuk melakukan terapi. Akan tetapi, apabila bahayanya sangat besar maka tidak perlu melakukannya.

Sejauh ini, terapi bekam sudah banyak digunakan dan menjadi rujukan bagi banyak orang untuk menjaga kesehatan maupun mengobati penyakit. Manfaat yang dirasakan jauh lebih banyak daripada bahaya yang akan ditimbulkan. Bahaya yang muncul dari bekam sebetulnya bukan karena bekamnya, tapi lebih karena faktor lainnya yang berkaitan dengan bekam. Misalnya saja kurang profesionalnya dari seorang terapis. Jadi, manfaat dan bahaya bekam sangat dipengaruhi oleh keahlian dari terapis.

Terapis yang kurang profesional akan menangani pasien dengan cara ceroboh dan tidak memberikan kepuasan kepada pasien. Sedangkan terapis yang profesional maka akan  memperhatikan sisi manfaat dan bahaya bekam bagi seorang pasien. Terapis profesional akan berusaha memberikan manfaat yang besar dan meminimalisir bahaya yang bisa ditimbulkan dari terapi bekam yang diberikan. Dengan demikian, maka penyakit yang diderita pasien akan bisa diobati dengan terapi bekam yang diberikan.