Larangan Setelah Bekam yang Perlu Dihindari

Saat Anda melakukan terapi bekam baik untuk menjaga kesehatan maupun mengobati penyakit, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Hal utama yang perlu Anda perhatikanĀ  yaitu larangan setelah bekam. Untuk memaksimalkan terapi bekam yang barus saja dilaksanakan, maka Anda harus benar-benar meninggalkan apa yang menjadi larangan bagi orang yang baru saja berbekam.

Larangan itu sebetulnya tidak berat, asalkan mau mengikutinya maka akan terasa mudah untuk dilaksanakan dan membawa pengaruh yang positif dari terapi bekam yang sudah dilaksanakan. Apabila dilanggar, maka bisa berdampak buruk dan akan mengurangi keberhasilan dari terapi bekam yang sudah diaksanakan. Padahal, saat orang melakukan terapi atau pengobatan tentu saja ingin mendapatkan manfaat yang besar bukan?

Supaya Anda semakin paham mengenai larangan setelah bekam, berikut ini akan dipaparkan secara singkat beberapa larangannya. Yang pertama, setelah bekam hendaknya jangan langsung mandi. Sebaiknya mandi dilaksanakan setelah 3-5 jam dihitung dari selesainya bekam.

Yang kedua, bagi Anda yang sudah nikah sebaiknya jangan berhubungan dengan suami atau istri terlebih dahulu (pada hari itu). Hal ini perlu dilakukan agar kondisi tubuh yang baru saja dibekam bisa pulih kembali dan benar-benar sehat.

Larangan ketiga yaitu tidak bekerja berat yang memerlukan energi fisik yang banyak. Energi yang dimiliki seseorang berbeda-beda satu dengan yang lainnya. Orang yang dibekam biasanya akan menggunakan energi yang banyak, karena itu apabila setelah bekam kemudian dikuras lagi dengan bekerja yang berat ditakutkan tubuh tidak kuat. Akan tetapi, bagi Anda yang memiliki energi berlebih, maka tidak ada larangan untuk melakukan kerja yang berat sesaat setelah bekam.

Larangan setelah bekam sebagaimana dijelaskan di atas ada baiknya untuk diikuti. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan dari fungsi terapi bekam sehingga manfaatnya akan benar-benar dirasakan oleh Anda. Bekam yang berdampak positif terahadap pasien tentu saja juga sangat diharapkan oleh seorang terapis.