Bekam Dalam Islam sebagai Cara Pengobatan yang Dituntunkan

Kesehatan merupakan hal yang sangat berharga bagi kehidupan manusia. Mengingat berharganya kesehatan, maka harus dijaga dengan sebaik-baiknya agar setiap aktivitas yang dijalankan manusia bisa berjalan dengan normal tanpa kendala.

Apabila sudah dijaga agar tetap sehat tapi kemudian penyakit menghampirinya, maka perlu mengambil tindakan untuk mengobati penyakit tersebut. Dalam kaitannya dengan berobat, sebagai umat Islam tentu saja harus menggunakan obat-obatan yang halal dan sesuai yang dicontohkan oleh Rasulullah. Diantara pengobatan yang dicontohkan oleh Rasul yaitu bekam. Bekam dalam Islam menjadi solusi yang baik untuk menjaga kesehatan maupun mengobati penyakit.

Bekam atau hijama yaitu pelepasan darah kotor yang ada dalam tubuh manusia melalui sayatan pisau maupun jarum pada permukaan kulit. Di Indonesia, bekam kadang juga dikenal dengan istilah kop.

Sebagaimana sudah diketahui bersama bahwa darah merupakan sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan manusia, maka menjaga darah agar selalu stabil dan bersih sangatlah penting. Bekam dalam Islam menjadi cara pengobatan yang bisa dilakukan karena memang dicontohkan oleh Rasul. Bahkan sebetulnya istilah bekam ini juga sudah dikenal sejak zaman jahiliah.

Mengingat dalam Islam sudah ada tuntunan dalam menjaga kesehatan atau berobat dengan cara bekam, maka hal ini bisa dipraktekan dalam kehidupan sehari-hari. Memilih orang yang benar-benar sudah profesional dalam urusan bekam merupakan cara yang aman dan bisa menjadi jalan kesembuhan atas penyakit yang diderita.

Bekam dalam Islam tidak lagi menjadi pengobatan alternatif, tapi menjadi pengobatan utama dan pilihan utama. Bagi Anda yang saat ini belum pernah atau terbiasa dengan bekam mungkin akan sedikit ragu. Keraguan ini perlu dihilangkan karena bekam sudah nyata-nyata ada dan dicontohkan oleh Nabi Muhammad. Selain itu, bekam juga memiliki manfaat yang sangat banyak.