Bahaya Bekam Bagi Kesehatan Pasien

Pada dasarnya, terapi bekam bukanlah terapi atau pengobatan yang membahayakan. Asalkan dikerjakan sesuai ilmu dan dilakukan oleh orang atau terapis yang profesional maka bahaya dari bekam tidak akan datang menghampiri. Bahaya bekam bagi kesehatan akan muncul ketika terapis kurang hati-hati, ceroboh, dan ilmu bekam yang dimiliki kurang memadai sehingga berakibat fatal pada pasien. Oleh karena itu, penting bagi Anda yang akan berbekam untuk berhati-hati.

Berhati-hati bagaimana maksudnya? Maksudnya, saat akan bekam maka perlu dilihat dulu siapa terapisnya dan sudah sejauh mana tingkat keprofesionalannya. Seberapa banyak pasien yang sudah merasakan manfaatnya saat bekam di tempat tersebut juga bisa menjad acuan. Jangan sampai gara-gara biaya yang ditawarkan murah atau bahkan sama sekali tidak bayar alias gratis maka Anda langsung bergegas terapi di tempat tersebut dan tidak memperhatikan faktor-faktor lainnya.

Beberapa bahaya bekam bagi kesehatan diantaranya rentan terjadi penularan penyakit, meriang atau demam, muncul bekas memar disertai dengan infeksi, dan energi banyak terkuras setelah bekam. Penularan penyakit saat bekam bisa terjadi karena kop atau  gelas bekam pada umumnya dipakai bergantian antara satu pasien dengan pasien lainnya. Apabila terapis dalam membersihkan kurang bersih dan steril, maka kemungkinan terjadi penularan penyakit terbuka lebar.

Bekam juga bisa menyebabkan demam baik itu sebagai efek ringan dari bekam atau bisa juga karena kondisi tubuh dari orang tersebut sedang lemah. Oleh karena itu, penting bagi seorang terapis untuk mengetahui dan mengecek kesiapan dari calon pasien. Bahaya bekam bagi kesehatan yang lainnya yaitu bisa menyebabkan infeksi. Hal ini bisa terjadi karena jarum tusuknya, bisa juga karena bagian tubuh yang dikeluarkan darahnya terlalu sensitif sehingga tidak tahan dan akhirnya muncul infeksi.