Alat Bekam Tradisional Yang Digunakan di Zaman Nabi 

Sebagai metode pengobatan tradisional yang sudah dipraktekkan sejak zaman Nabi Muhammad Saw, modifikasi teknik baru dalam terapi bekam pun semakin berkembang, begitu pula dengan alat bekam yang digunakan. Seiring perkembangan zaman, alat-alat bekam pun mengalami transisi ke peralatan yang lebih modern. Hal ini tentunya menjadi sebuah revolusi baru menuju ke arah yang lebih baik.

Namun hal itu tak serta-merta membuat alat bekam tradisional ditinggalkan. Ada beberapa alasan yang membuat para terapis tetap bertahan menggunakan alat lama, salah satunya adalah karena alat yang lama juga dinilai masih efisien sehingga tak ada alasan untuk tidak dipakai lagi.

Untuk pencinta bekam yang sudah berulangkali melakukan terapi bekam, pastinya sudah familiar dengan alat-alat bekam. Dan meskipun si terapis sudah menggunakan alat modern, tentu sekali atau dua kali pernah menceritakan sejarah singkat tentang bekam dan alat bekam tradisional yang pernah digunakan pada zaman nabi.

Berikut adalah beberapa contoh alat bekam tradisional dari zaman Nabi Muhammad Saw, yang digunakan untuk terapi bekam, antara lain:

  1. Tanduk sapi / kerbau

Pada zaman Nabi, tanduk sapi atau kerbau umumnya digunakan untuk melakukan segala jenis terapi bekam, mulai dari bekam basah hingga bekam api. Pada zaman China Kuno, bekam bahkan disebut sebagai “perawatan tanduk”. Sebab di masa tersebut tanduk berfungsi sebagai pengganti gelas.

  1. Gelas

Gelas merupakan alat bekam yang tertua dan masih digunakan hingga saat ini. Hanya saja, di zaman sekarang sudah ada gelas khusus bekam yang dijual di toko. Pada zaman dahulu, gelas atau cangkir yang digunakan hanya seadanya saja.

  1. Gading gajah
  2. Tulang Unta

Di atas ada beberapa contoh dari alat bekam tradisional yang digunakan pada zaman dahulu. Saat ini, beberapa dari alat tersebut mungkin sudah tidak digunakan lagi karena dinilai kurang memenuhi standard untuk digunakan.