13 Masalah Bekam Yang Harus Diwaspadai

Terapi bekam, sebagai salah satu jenis metode pengobatan tradisional yang telah diprakekkan sejak zaman Nabi Muhammad memang memiliki segudang manfaat, jika dilakukan sesuai aturan yang sudah ditetapkan. Namun ada 13 masalah bekam yang harus Anda waspadai sebelum berbekam, simak penjelasanya di bawah ini:

  1. Terapi bekam sebenarnya dilarang untuk penderita penyakit leumikia atau kanker darah, kelainan jantung, dan anemia. Namun tetap dapat dilakukan dengan catatan, di bawah pengawasan dokter.
  2. Dilarang keras bagi korban kecelakaan dengan kondisi telah mengeluarkan banyak darah untuk berbekam.
  3. Jika Anda baru saja melakukan donor darah, janganlah berbekam. Jika pun kondisi urgent, maka bekam kering bisa menjadi options.
  4. Penderita penyakit kulit yang parah seperti lepra, necrotizin fascitis, decubitus ulcers, erysipelas, atau pun sedang terkena cacar air tidak boleh melakukan segala jenis terapi bekam. Hal ini dikarenakan kondisi kulit yang tidak memungkinkan untuk di bekam.
  5. Waspadai untuk melakukan bekam pada bagian perut. Ini adalah salah satu dari 13 masalah bekam yang dapat membahayakan pasien. Karena area perut memiliki kulit yang tipis.
  6. Sebelum berbekam, pastikan bahwa Anda tidak dalam kondisi terlalu kenyang atau terlalu lapar. Kondisi tubuh yang tidak stabil dapat membahayakan Anda.
  7. Bekam basah tidak dapat dilakukan pada penderita penyakit diabetes atau sakit gula.
  8. Jika Anda sedang mengonsumsi obat pengencer darah. Maka untuk bisa melakukan bekam, Anda harus berhenti meminumnya terlebih dahulu. Ketidakstabilan darah di dalam tubuh bisa menimbulkan bahaya pada diri Anda.
  9. Wanita yang sedang hamil muda tidak boleh melakukan bekam, kecuali dengan pengawasan dari dokter kandungan. Hal ini dilakukan karena bekam pada kondisi tersebut dapat mengganggu perkembangan pada janin.
  10. Bekam dilarang untuk dilakukan pada lubang alamiah tubuh. Misalnya mata, hidung, telinga, dan lain-lainnya. Dan juga perhatikan titik-titik yang tidak boleh dibekam.
  11. Jangan melakukan aktivitas fisik secara berlebihan. Sebaiknya setelah bekam, Anda beristirahat untuk memulihkan kondisi tubuh.
  12. Setelah melakukan terapi bekam, Anda dilarang untuk melakukan aktivitas makan dan minum selama 2 jam.
  13. Jangan mandi setelah melakukan bekam, terutama bekam basah. Sebaiknya Anda mandi 2 jam setelah melakukan bekam, dan gunAkanlah air hangat.